NABI ISMAIL YANG HENDAK DI SEMBELIH OLEH AYAHNYA.

Dari mimpi Nabi adalah salah satu cara dari Allah SWT untuk menurunkan wahyu kepada Nabi Ibrahim as. Mengetahui mimpi tersebut, Nabi Ibrahim merenung, memikirkan ujian dari Allah SWT yang sangat berat. Tiba-tiba Nabi Ismail as harus dijadikan Qurban dan harus direnggut oleh tangan ayahnya sendiri. Namun ia adalah seorang Nabi yang menjadi pesuruh Allah SWT, dan menjalankan segala perintah dan menetapkan cintanya kepada Allah SWT diatas cintanya kepada anaknya, istri, dan harta bendanya. Maka ia harus melaksanakan perintah dari mimpinya , dan apapun yang akan terjadi sebagai akibat dari pelaksanaan perintah itu sungguh itu adalah ujian yang sangat berat yang di hadapi Nabi Ibrahim as.
Tidak membuang waktu , Nabi Ibrahim pergi ke Mekkah menemui anaknya dan menyampaikan kepada putranya apa yang Allah SWT perintahkan, nabi Ibrahim as berkata :
“ Hai anakku! Aku telah bermimpi, di dalam tidur seolah-olah saya menyembelih kamu, maka bagaimanakah pendapatmu?.”
Tanpa berfikir panjang dan raagu ragu Nabi Ismail as menjawab “ wahai ayahku! Laksanakanlah apa yang telah diperintahkan oleh Allah SWT kepadamu, engkau akan menemuiku Insya Allah sebagai orang yang sabar dan patuh kepada perintah. Aku hanya meminta dalam melaksanakan perintah Allah itu agar ayah mengikatku dengan kuat agar aku tidak banyak bergerak sehingga dapat menyusahkan Ayah, kedua agar menanggalkan pakaianku agar tidak terkena darah yang akan menyebabkan berkurangnya pahalaku ketika ibuku melihatnya, ketiga tajamkanlah pedangmu dan percepatlah pelaksanaan penyembelihan agar dapat meringankan penderitaan dan rasa pedihku, keempat dan yang terakhir sampaikanlah salamku kepada ibuku berikanlah kepadanya pakaianku ini untuk menjadi penghiburnya dalam kesedihan dan tanda mata serta kenang-kenangan baginya dari putra tunggalnya.” Lalu kemudian dipeluklah nabi Ismail oleh Nabi Ibrahim sambil berkata “ bahagialah aku mempunyai seorang putra yang taat kepada Allah SWT, Bakti kepada orang tua yang ikhlashati menyerahkan dirinya untuk melaksanakan perintah Allah SWT.”
Pada saat waktu penyembelihan tiba , ternyata parang yang di letakan di leher nabi ismail as tersebut tumpul saat hendak menyembelih, datanglah mukzizat dari Allah SWT yang menegaskan bahwa perintah seorang nabi ismail itu hanya ujian dari Allah sampai sejauh mana kedua nya taat kepada-Nya ternyata saat itu pula kedua nya telah lulus dalam ujian yang sangat berat .
Dalam keadaan bingung dan sedih datanglah wahyu Allah , kemudian sebagai gantinya nyawa Nabi Ismail as yang telat di selamatkan itu, Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim as untuk menyembelih seekor kambing yang telah tersedia disampingnya dan segeralah di sembelihnya kambing itu.

 

 

By : Kabilah Tour Mudah, Aman & Berkah

1014total visits,1visits today

kabilah

KABILAH TOUR adalah Perusahaan yang telah memiliki legalitas PT (Perseroan Terbatas ) yang bergerak di bidang jasa Biro Perjalanan Wisata.Melayani promo paket umroh yang Mudah, Aman Dan Berkah hub: 022-5233562 / 081290007941, Jalan Leuwipanjang No.32B Kota Bandung 40234 kunjungi:http://www.kabilahtour.co.id

15 thoughts on “NABI ISMAIL YANG HENDAK DI SEMBELIH OLEH AYAHNYA.

Leave a Reply

Your email address will not be published.