Shalat di Hijir Ismail = Shalat di dalam Ka’bah

Suatu hari, sebagaimana yang diriwayatkan Abu Daud ra., Sayyidah ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha sangat ingin memasuki Ka’bah untuk shalat di dalamnya. Suaminya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, menyuruhnya shalat di Hijir Ismail. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jika engkau ingin memasuki Ka’bah, masuklah ke Hijir Ismail karena ia merupakan Baitullah.

Dari sini kita tahu, Hijir Ismail sama mulianya dengan Ka’bah. Bahkan sebagian ulama memfatwakan sunnah masuk ke Ka’bah. Alasannya, sewaktu penaklukan Makkah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga masuk ke Ka’bah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun pernah bersabda, “Siapa yang masuk ke Baitullah berarti dia masuk ke dalam kebaikan, keluar dari kejahatan, dan dia mendapat ampunan.” (HR Thabrani dari Ibnu Abbas).

Umroh

Saat ini, hampir tak mungkin bagi para jamaah haji atau umrah biasa untuk memasuki Ka’bah yang pintunya selalu terkunci.Namun dari kisah Sayyidah ‘Aisyah di atas kita mendapat contoh, jika ingin shalat di dalam Ka’bah kita bisa shalat di dalam Hijir Ismail.

Hijir Ismail berbentuk tembok setengah lingkaran. Terletak di sebelah utara Kabah dilingkari tembok tebal putih (al-hathimu),Hijir Ismail ini dahulu merupakan tempat tinggal Nabi Ismail. Di sanalah Nabi Ismail tinggal semasa hidupnya dan kemudian menjadi kuburan beliau juga ibunya.Pada mulanya, Hijir Ismail ini hanya pagar batu yang sederhana saja. Kemudian para Khalifah, Sultan dan Raja-raja yang berkuasa mengganti pagar batu itu dengan batu marmer.

Selain kedudukannya yang sama mulia dengan Ka’bah, masuk dan shalat di dalam Hijir Ismail pun dijanjikan akan didoakan oleh malaikat. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallambersabda, “Wahai Abu Hurairah, di pintu Hijr Ismail ada malaikat yang selalu mengatakan kepada setiap orang yang masuk dan salat dua rakaat di Hijr Ismail; kamu telah diampuni dosa-dosamu. Maka mulailah dengan amalanmu yang baru.”

Untuk dapat shalat di dalamnya memang perlu usaha, karena HIjir Ismail selalu ramai oleh hamba-hamba Allah yang berburu keutamaannya. Kita tahu bahwa memasuki Hijir Ismail sama dengan masuk ke dalam Ka’bah, maka kita pun perlu teladani Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ketika masuk ke Ka’bah beliau menjaga adab dengan membaca takbir, tasbih, tahlil, tahmid, doa, dan istighfar. Oleh karena itu penting sekali kita ingat jangan sampai keinginan kuat kita untuk dapat melaksanakan ibadah malah mendzholimi diri sendiri atau orang lain.

Langkah-langkah berikut ini bisa dicoba jika ingin menunaikan shalat sunnah di Hijir Ismail. Awali dengan tawaf dengan niat tawaf sunnah. Terus towaf 7x putaran hingga ketika melewati pintu masuk Hijr Ismail, jika ada kesempatan masuk ikuti rombongan yang tengah masuk. Saat sudah berada di dalamnya, jangan langsung shalat, masuklah hingga ke dalam. Bantu orang lain yang sedang shalat dengan membantu menjaganya; insyaAllah ketika kita mempermudah orang lain ibadah kita akan dipermudah juga oleh Allah. Perbanyak berdoa dan shalat sunnah; bisa shalat taubat, sunnah mutlak, hajat, dll.Shalat di Hijir Ismail adalah sunnah, dalam arti tidak wajib dan tidak ada kaitan dengan rangkaian kegiatan ibadah Haji atau ibadah Umrah. Kita bisa memperbanyaknya bersama ibadah sunnah lainnya setelah rangkaian ibadah haji dan umrah selesai.

 

By : Kabilah Tour Mudah, Aman & Berkah

73total visits,3visits today

kabilah

KABILAH TOUR adalah Perusahaan yang telah memiliki legalitas PT (Perseroan Terbatas ) yang bergerak di bidang jasa Biro Perjalanan Wisata.Melayani promo paket umroh yang Mudah, Aman Dan Berkah hub: 022-5233562 / 081290007941, Jalan Leuwipanjang No.32B Kota Bandung 40234 kunjungi:http://www.kabilahtour.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.